Kamis, 29 September 2011

Danrem Inspeksi Kesiapan Posko Bencana Lamongan

Mengantisipasi meluapnya sungai bengawan solo yang melintas di wilayah Bojonegoro-Tuban-Lamongan pada musim penghujan mendatang, Danrem 082 Kolonel Inf Cucu Somantri melakukan inspeksi tentang kesiapan posko bencana tersebut. Bertempat di Kodim 0812 setempat, turut mendampinginya Damdim 0812 Letkol Inf M. Syaeful Aziz dan Bupati Lamongan Fadeli bersama jajarannya.

Upacara pembukaan gladi posko I Kodim 0812 dan Kodim 0813 “Citra Yudha-11” tahun 2011, dibuka dan diresmikan langsung oleh Somantri yang juga bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Pada acara tersebut juga dilakukan tanda penyematan kepada anggota posko di wilayah masing-masing, yaitu Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.

Dalam amanatnya, Somantri mengatakan, persiapan dan pendukung di dalam geladi ini sangat penting dilakukan untuk menciptakan kekompakan, kesigapan serta kelancaran dalam bertugas anggota di wilayah masing-masing. Geladi posko bencana ini, lanjut dia, merupakan program kerja Kodam V Brawijaya dalam operasi perang dalam wujud bantuan sosial kepada Pemerintah Daerah setempat khususnya kondisi sekarang ini dalam mengantisipasi masalah bencana banjir.

“Bengawan Solo yang melintas di wilayah Bojonegoro, Tuban dan juga Lamongan tidak bisa diprediksi. Langkah Antisipasi perlu disiapkan tentang kemungkinan terjadi banjir di tiga wilayah tersebut yang setiap saat bisa saja terjadi meskipun kita tidak mengharapkan itu terjadi. Karena namanya musibah tentu rasanya tidak enak dan kasihan rakyat yang terkena dampaknya,” ujar dia.

Tujuan dibentuknya posko ini agar ketika bencana terjadi bisa dilakukan operasi cepat yang menuntut kesigapan anggota dalam menanganan bencana. Mereka akan diperbantukan dalam wilayah bencana di Bojonegoro, Tuban dan Lamongan. Semua latihan yang digelar sudah mengacu kepada prosedur tetap (protap) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau aturan tentang penanganan ke-bencana alaman.

“Mereka dilatih kepekaan mekanisme hubungan dalam pengendalian operasi bencana alam serta mampu mendeteksi secara dini fenomena alam. kemudian berkoordinasi dengan unsur-unsur terkait di lapangan dan mampu menyajikan data yang lengkap dan akurat di masing-masing wilayah rawan bencana” urainya.

Somantri juga menyampaikan ucapakan terima kasih kepada unsur Muspida dan Bupati beserta jajarannya atas segala dukungannya. Dia berharap semoga bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat dimana anggota TNI bertugas. Di akhir acara, dilakukan inspeksi peralatan kesiapan anggota yang berada di dalam gedung pertemuan Kadet Soewoko Kodim. “Yang penting tenda harus siap dulu plus dengan anggotanya,” tandas dia saat sidak.