Rabu, 28 September 2011

Ratusan siswa mengikuti simulasi penanggulangan bencana

Rembang-Ratusan siswa SLTP se kecamatan Rembang rabu pagi hingga sore mengikuti simulasi Penanggulangan darurat bencana yang difasilitasi Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) propinsi jawa tengah kerjasama dengan Kantor kesbangpolinmas kabupaten Rembang di pendopo kabupaten.


Kepala kantor Kesbangpolinmas Suharso menjelaskan, Simulasi penanggulangan darurat bencana alam ini dilakukan untuk melatih siswa siaga dan siap saat menghadapi bencana alam, baik banjir, tsunami, angin topan, tanah longsor, maupun gempa bumi. Karena Pelatihan atau simulasi semacam ini bisa memberi bekal bagi anak-anak, agar mereka tidak takut, khawatir, atau cemas saat menghadapi bencana alam


Pelatihan ini menurut Suharso digelar sebagai tindaklanjut untuk mengaktifkan keterlibatan anak sekolah dalam penanggulangan bencana, dan sebagai langkah awal antisipasi resiko terjadinya ancaman bencana alam.


Pasalnya kabupaten Rembang termasuk daerah rawan bencana dan perlu penanganan dan penanggulangan secara cepat oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk para siswa .


Selain mendapatkan teori dan kiat dalam menghadapi bencana alam dari relawan, ratusan siswa SLTP selanjutnya dikoordinasi untuk melakukan praktik bagaimana langkah yang harus dilakukan saat menghadapi bencana alam .


Aldo salah satu siswa SMPK Slamet riyadi Rembang mengaku sangat senang mengikuti kegiatan itu, karena bisa mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menghadapi bencana.


Para siswa diharapkan bisa memahami bagaimana langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana alam, Sehingga nantinya mampu melakukan tindakan penyelamatan diri secara tepat dan benar, termasuk apa saja yang harus dihindari dan tidak boleh dilakukan saat terjadi bencana,