Rabu, 05 Oktober 2011

Tidak ada Calon jemaah haji tertinggal pemberangkatan

Rembang-709 calon jemaah haji Kabupaten Rembang tanggal 26 dan 27 oktober mendatang siap diberangkatkan. Kantor kementrian agama Kabupaten Rembang telah menyiapkan dan menyelesaikan segala administrasinya. Namun pihaknya sangat menekankan kepada calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan menjelang pemberangkatan. Hal tersebut disampaikan Kasi urusan haji dan umroh Mahmudi.


Mahmudi menyebutkan dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya saat pemberangkatan ke embarkasi dipastikan ada beberapa calon jemaah haji Rembang yang tertinggal karena sakit, sehingga harus ikut terbang dengan kloter berikutnya.. Namun kali ini diupayakan jangan sampai tertinggal, pasalnya apabila tertinggal lebih dari 3 hari dikawatirkan terancam tidak bisa diberangkatkan, karena kloter terakhir yang diberangkatkan tanggal 30 Oktober.


Untuk itu diharapkan menjelang pemberangkatan, calon jemaah haji tidak menerima tamu hingga tengah malam, yang bisa menyebabkan kesehatannya menurun.


Mahmudi menyebutkan sesuai jadwal pemberangkatan, kloter 81 dengan jumlah 339 orang akan diberangkatkan tanggal 26 Oktober dan kloter 82 dengan jumlah 370 orang akan diberangkatkan tanggal 27 Oktober .


Selain 709 calon jemaah haji kabupaten Rembang yang diberangkatkan, masih ada tambahan 3 orang yang akan diberangkatkan, yakni Mahmudi beserta istrinya dari Sidorejo kecamatan sedan dan Kiswati dari Klaboran kecamatan Kragan. Mereka masuk kloter 90 dalam tambahan porsi haji nasional. Rencananya kloter dengan sebutan sapu jagad ini akan berangkat tanggal 29 Oktober bersama calon jemaah haji dari kabupaten/ kota di jawa tengah.


Mahmudi juga mengingatkan kepada calon jemaah haji untuk segera mengumpulkan koper haji dimasing-masing konsentrasi pemberangkatan. Untuk kloter 81 dikumpulkan H min 2 dan kloter 82 H min 3 sebelum pemberangkatan.